Pada tahun 2026 ini, kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Suana kembali menunjukkan peran pentingnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Desa Suana yang teridir dari 8 posyandu yaitu Posyandu Pengaud, Karangsari, Angkal Celagilandan, Suana, Jurang batu, Kelemahan dan Semaya rutin melaksanakan kegiatan ini.
Kegiatan Posyandu di Desa Suana melibatkan berbagai pihak, mulai dari kader kesehatan, bidan desa, hingga dukungan dari pemerintah desa. Setiap pelaksanaan Posyandu biasanya diisi dengan berbagai layanan, seperti penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pemberian makanan tambahan (PMT), pemberian imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, ibu hamil juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memastikan kondisi kehamilan tetap sehat.
Tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, Posyandu di Desa Suana juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Para kader aktif memberikan penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang, pola asuh anak yang baik, serta pencegahan penyakit menular. Pada tahun 2026, edukasi mengenai stunting menjadi salah satu fokus utama, mengingat pentingnya pencegahan sejak dini untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. Antusiasme masyarakat Desa Suana terhadap kegiatan Posyandu cukup tinggi. Dukungan dari pemerintah desa dalam bentuk fasilitas dan pendanaan juga turut memperkuat keberlangsungan program ini.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Posyandu di Desa Suana pada tahun 2026 diharapkan mampu terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Secara keseluruhan, Posyandu tetap menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa. Melalui kolaborasi yang baik antara masyarakat dan tenaga kesehatan, Desa Suana mampu menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan sederhana dapat memberikan dampak yang besar bagi kesejahteraan warganya.